Lima kali sehari, setiap hari, karpet masjid diinjak puluhan hingga ratusan pasang kaki. Wajar kalau banyak pengurus masjid bertanya-tanya kenapa karpet yang baru dipasang terasa cepat kusam, tipis, atau berbau apek.
Kabar baiknya, rahasia karpet masjid yang awet bukan soal harga paling mahal. Kuncinya ada di dua hal sederhana: memilih dengan tepat di awal dan merawat dengan konsisten setelahnya. Keduanya bisa dilakukan oleh pengurus mana pun, tanpa alat rumit.
Karpet masjid menanggung beban yang jauh lebih berat daripada karpet rumah. Penyebab yang paling sering ditemui antara lain:
Perawatan sebaik apa pun akan sia-sia kalau karpetnya sendiri kurang cocok dengan intensitas pemakaian masjid. Perhatikan lima hal berikut sebelum membeli.
Semakin rapat serat karpet, umumnya semakin kuat dan tidak mudah berubah bentuk. Coba tekan permukaan karpet dengan jari. Kalau lapisan dasarnya mudah terlihat, kerapatannya kemungkinan kurang.
Pinggiran yang kuat mencegah karpet mudah terurai atau terkelupas, terutama di sambungan antarroll dan tepi dekat pintu.
Karpet yang tidak mudah bergeser lebih aman dipakai dan tidak cepat aus karena gesekan dengan lantai.
Kisaran ketebalan karpet masjid yang umum direkomendasikan adalah sekitar 8 hingga 16 mm. Terlalu tipis kurang nyaman untuk sujud, sedangkan yang sangat tebal bisa membuat langkah kurang stabil.
Perawatan karpet masjid tidak perlu rumit. Yang penting adalah jadwal yang jelas dan bisa dijalankan oleh petugas piket.
Vacuum minimal 2 hingga 3 kali seminggu untuk mengangkat debu dan pasir sebelum sempat mengikis serat. Pada masjid yang sangat ramai, frekuensinya bisa ditambah.
Jika memungkinkan, geser atau putar posisi karpet secara berkala agar pemakaian lebih merata dan tidak cepat aus di satu titik.
Pastikan sirkulasi udara baik dan tidak ada genangan di sekitar karpet. Karpet yang lembap adalah sumber utama bau apek. Bila perlu, anginkan atau jemur bagian yang bisa dipindahkan.
Lakukan pembersihan mendalam, misalnya dengan jasa cuci karpet profesional, setiap beberapa bulan sesuai keramaian masjid. Hindari bahan kimia keras dan pastikan karpet benar-benar kering setelah dicuci.
|
Frekuensi |
Yang dilakukan |
Siapa yang bisa piket |
|
Setiap hari |
Rapikan karpet, cek noda baru, jaga alas kaki tetap di luar area salat |
Petugas kebersihan atau marbot |
|
2 sampai 3 kali seminggu |
Vacuum seluruh area karpet |
Petugas kebersihan |
|
Berkala (misalnya bulanan) |
Cek tepi dan jahitan, anginkan area lembap, geser atau putar posisi karpet |
Pengurus bidang sarana |
|
Setiap beberapa bulan |
Cuci mendalam atau panggil jasa cuci karpet |
Pengurus bersama penyedia jasa |
Catatan: jadwal di atas adalah panduan umum. Sesuaikan dengan jumlah jamaah dan petunjuk perawatan dari penyedia karpet Anda.
Untuk karpet berbahan wol, ikuti petunjuk perawatan dari produsen karena sebagian jenis memerlukan dry clean.
Sebaik apa pun perawatannya, karpet punya usia pakai. Waspadai tanda-tanda berikut:
Seberapa sering karpet masjid harus dibersihkan?
Vacuum minimal 2 hingga 3 kali seminggu, dan cuci mendalam setiap beberapa bulan. Masjid dengan jamaah sangat ramai sebaiknya lebih sering.
Karpet masjid bisa bertahan berapa tahun?
Tidak ada angka pasti karena bergantung pada bahan, kerapatan serat, jumlah jamaah, dan kualitas perawatan. Tanyakan estimasi usia pakai ke penyedia berdasarkan pengalaman di masjid dengan kondisi serupa.
Lebih awet karpet wol atau polypropylene?
Keduanya bisa awet jika dirawat benar. Polypropylene dikenal tahan pemakaian tinggi dan mudah dibersihkan, sedangkan wol lebih nyaman tetapi butuh perawatan lebih intensif. Pilih sesuai jumlah jamaah dan kemampuan perawatan masjid.
Bagaimana menghilangkan bau apek pada karpet masjid?
Sumber utamanya biasanya kelembapan. Anginkan atau jemur bila memungkinkan, vacuum rutin, pastikan area sekitar kering, dan lakukan cuci mendalam jika bau tidak hilang.
Karpet masjid yang awet lahir dari kombinasi sederhana: bahan dan kualitas yang sesuai kebutuhan, ditambah rutinitas perawatan yang konsisten. Dengan begitu, jamaah tetap nyaman, masjid tetap rapi, dan anggaran pengadaan karpet bisa digunakan untuk kebutuhan lain.
Hamiz Karpet siap membantu pengurus masjid dan musala menentukan bahan, ketebalan, dan ukuran karpet yang sesuai kebutuhan jamaah dan anggaran.